Rancang Bangun Prototype Alat Pengering Ikan Asin Otomatis

Authors

  • Mohamad Apriansah Universitas Nusa Cendana
  • Hendrik J. Djahi Universitas Nusa Cendana
  • Jani F. Mandala Universitas Nusa Cendana

Abstract

Pengeringan ikan asin secara konvensional memiliki banyak keterbatasan, seperti ketergantungan pada cuaca, waktu pengeringan yang lama, serta potensi kontaminasi dari debu dan serangga. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun prototype alat pengering ikan asin otomatis berbasis Arduino Uno, yang mampu mengatur suhu ruang pengering secara otomatis dan efisien. Alat ini menggunakan dua heater berdaya 350 watt, dua kipas sirkulasi udara, serta sensor suhu DHT22 untuk membaca suhu ruang pengering. Sistem dikendalikan oleh Arduino Uno dengan bantuan relay dan SSR sebagai aktuator utama.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat pengering otomatis ini mampu bekerja secara efektif dan efisien dalam kondisi terkontrol, serta dapat menjadi solusi modern dan higienis dalam pengolahan ikan asin, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat pesisir.

Pengujian dilakukan terhadap tiga jenis ikan asin, yaitu ikan kecil (selar), ikan sedang (kembung), dan ikan besar (kakap putih), masing-masing dengan suhu pengeringan 45–50°C, 50–55°C, dan 55–65°C. Waktu pengeringan yang dibutuhkan berkisar antara 7 hingga 15 jam. Hasil pengeringan menunjukkan penurunan kadar air hingga 75% dari berat awal ikan 1000 gram dengan efisiensi pengeringan yang stabil. Volume ruang pengering adalah 40×40×40 cm dengan kapasitas maksimal ±2–3 kg. Perhitungan energi menunjukkan bahwa untuk menaikkan suhu ruang 5°C dibutuhkan energi sebesar 376,2 joule, dan suhu 10°C membutuhkan 752,5 joule, dengan massa udara 0,07488 kg dan kapasitas panas udara 1005 J/kg·°C.

Published

2025-09-10

Issue

Section

Articles