Analisis Susut Daya Dan Jatuh Tegangan Pada Saluran Udara Tegangan Menengah 20kV Penyulang Oepoi PT.PLN (Persero) UP3 Kupang
Keywords:
✔ Susut Daya ✔ Jatuh Tegangan ✔ Penyulang Oepoi ✔ EtapAbstract
The Oepoi feeder is one of the PLN electricity feeders in the Kupang City area that receives electricity supply from the Maulafa Substation, to various types of customers ranging from housing, government facilities and business sector. Oepoi feeder faces specific problems related to the high level of power losses and voltage drops which are quite significant, especially at peak loads, which can disrupt the quality of electricity services to customers. Data used in this study include loading data, distribution transformer data including transformer capacity, voltage, impedance and transformer taps, length of conductor wire, and the number of transformers distributed in Oepoi feeder. The result of the power loss from substations to43100KT252 is 1,43. The result of voltage drops at 43100KT252 Substations is 23,05 V.
Abstrak
Penyulang Oepoi merupakan salah satu penyulang PLN di wilayah Kota Kupang yang mendapatkan pasokan energi listrik dari Gardu Induk Maulafa, menuju berbagai jenis pelanggan mulai dari perumahan-perumahan, fasilitas pemerintah, hingga sektor usaha. Penyulang Oepoi menghadapi permasalahan spesifik terkait tingginya tingkat susut daya dan jatuh tegangan yang cukup signifikan terutama pada beban puncak yang dapat mengganggu kualitas layanan listrik kepada pelanggan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pembebanan, data transformator distribusi meliputi kapasitas transformator, tegangan, impedansi dan tap transformator di penyulang Oepoi, panjang kawat penghantar, dan jumlah transformator yang di distribusikan di penyulang Oepoi. Hasil perhitungan susut daya terbesar terdapat pada saluran GI (Gardu Induk) menuju gardu 43100KT252 sebesar 1,43 kW. Hasil perhitungan jatuh tegangan terbesar terdapat pada 43100KT252 sebesar 23,05 V.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sarah Denu, Evtaleny R. Mauboy, Frans J. Likadja

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

