Penerapan Algoritma Prim Dalam Optimasi Jaringan Fiber To The Home

Authors

  • Christy Luisa Henuk Universitas Nusa Cendana
  • Johanis F.M. Bowakh Universitas Nusa Cendana
  • Samy Y. Doo Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.35508/jtekel.v3i1.372

Keywords:

✔ Fiber To The Home ✔ Algoritma Prim ✔ Minimum Spanning Tree ✔ Optimasi Jaringan ✔ MATLAB

Abstract

Planning a Fiber To The Home (FTTH) network requires route optimization to minimize cable length so that network deployment costs can be reduced. This study aims to apply Prim’s algorithm to determine optimal routes in an FTTH network. The research was conducted on two network segments, namely the OLT–ODC segment and the ODC–ODP segment, with one ODC and nineteen ODPs used as samples. The data used consist of distances between network devices, which are represented as a weighted graph and processed using Prim’s algorithm to obtain a minimum spanning tree (MST).The results show that in the ODC–ODP segment, Prim’s algorithm successfully formed an MST with a minimum total weight of 7,634.10 meters from an initial weight of 8,488 meters, resulting in cable savings of 853.9 meters or an efficiency of 10.05%. In the OLT–ODC segment, cable savings of 600 meters or 8.73% from the initial length of 6,878 meters were obtained; however, this segment cannot be classified as an MST because it involves only two nodes and is more appropriately solved using a shortest path approach. Overall, in the combined segment from OLT to ODP, total cable savings of 1,453.9 meters or an efficiency of 9.46% were achieved. This study demonstrates that Prim’s algorithm is effective for FTTH network segments involving more than two nodes, particularly in the ODC–ODP segment.

 

ABSTRAK

Perencanaan jaringan Fiber To The Home (FTTH) memerlukan optimasi jalur distribusi kabel untuk meminimalkan panjang kabel.Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma Prim dalam menentukan jalur optimal pada jaringan FTTH. Penelitian dilakukan pada dua segmen jaringan, yaitu segmen OLT ke ODC dan segmen ODC ke ODP dengan satu ODC dan sembilan belas ODP sebagai sampel. Data yang digunakan berupa jarak antar perangkat jaringan yang direpresentasikan dalam bentuk graf berbobot dan diproses menggunakan algoritma Prim untuk memperoleh minimum spanning tree (MST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada segmen ODC ke ODP, algoritma Prim berhasil membentuk MST dengan total bobot minimum sebesar 7.634,10 meter dari bobot awal 8.488 meter, sehingga diperoleh penghematan kabel sebesar 853,9 meter atau efisiensi sebesar 10,05%. Pada segmen OLT ke ODC, diperoleh penghematan kabel sebesar 600 meter atau 8,73% dari bobot awal 6.878 meter, namun segmen ini tidak dapat dikategorikan sebagai MST karena hanya melibatkan dua node dan lebih tepat diselesaikan menggunakan pendekatan shortest path. Secara keseluruhan, pada segmen gabungan dari OLT hingga ODP diperoleh penghematan kabel sebesar 1.453,9 meter atau efisiensi sebesar 9,46%. Penelitian ini membuktikan bahwa algoritma Prim efektif diterapkan pada segmen jaringan FTTH yang melibatkan lebih dari dua node, khususnya pada segmen ODC ke ODP.

Published

2026-08-20

How to Cite

Henuk, C. L., Bowakh, J. F., & Doo, S. Y. (2026). Penerapan Algoritma Prim Dalam Optimasi Jaringan Fiber To The Home. JTekEL: Jurnal Teknik Elektro, 3(1), 8–15. https://doi.org/10.35508/jtekel.v3i1.372

Issue

Section

Articles